Hati-hati gengster!

Sosial media sedang gencar-gencarnya membicarakan “gengster”, awal mula dari beberapa orang yang memposting kejadian seseorang yang terkena bacokan (baca: pengeroyokan) oleh sekelompok gengster. Foto dan video itu langsung viral di kalangan grup whatsapp, line, dan sosial media lainnya. Dan puncaknya yang baru-baru ini, serangan kepada pengendara motor di daerah lenteng agung, korban perempuan terkena luka bacok di bagian kaki. Saya sendiri penasaran dan menelusuri akun yang memposting video tersebut. Ada banyak versi cerita di kolom komen, entah mana yang benar. “Dia (korban) menghindar dari pecah bentrok, dan akhirnya berbenturan dengan pengendara lain.” Kata salah satu akun di kolom komen, iya bahasanya beda dengan yang saya kutip dengan pernyataan akun tersebut, tapi intinya sama. Tidak lama kemudian, si pemosting video memposting foto korban yang terkena luka bacok di kakinya, seketika mereka yang berstatment bersebrangan terbungkam. Btw, barusan cek akunnya, foto si korban telah diapus.

Semakin banyak yang me-re-upload video tersebut ke sosial media lain, dan tidak lama kemudian muncul berita dari berbagai macam portal berita yang memberitakan video tersebut. Dan ternyata video itu video lama, cuman baru diupload ke sosial media. Tuh link -> .Polisi: Video Viral Remaja Serang Pemotor di Jagakarsa Tidak Benar

Kalo diinget-inget, kejadian isu serangan gengster yang sekarang ini hampir mirip dengan kejadian masa lampau di depok dengan isu begal. Kala itu isu begal banyak banget, dari broadcast BBM, Line, Whatsapp. “Warga depok resah akan begal!”. Dan kebanyakan isi dari broadcast itu hanya isu, hanya buatan orang-orang yang nggak bertanggung jawab, selera humornya di atas rata-rata alias otaknya di dengkul kali ya. Iya memang hampir sama, sekarang juga banyak isu gengster yang mau nyerang kesini-kesana.

Point pentingnya sih, jangan terlalu percaya akan isu-isu yang nggak jelas. Dan yang paling penting lagi, hati-hati jika berkendara ketika malam hari, nongkrong bergerombol di malam hari. Iya karena mereka biasanya nyerang secara brutal itu sambil jual nama “gengster/kelompoknya” masing-masing. Biar semakin terkenal.


Terus solusinya apa bang? Ya saya tidak bisa memberikan solusi, mending beli susu jahe di depan pabrik indomarta, asli, enak banget.

SHARE ON:

Terima kasih telah melihat dan membaca.

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar