Sosial media sedang gencar-gencarnya membicarakan “gengster”,
awal mula dari beberapa orang yang memposting kejadian seseorang yang terkena
bacokan (baca: pengeroyokan) oleh sekelompok gengster. Foto dan video itu
langsung viral di kalangan grup whatsapp, line, dan sosial media lainnya. Dan
puncaknya yang baru-baru ini, serangan kepada pengendara motor di daerah
lenteng agung, korban perempuan terkena luka bacok di bagian kaki. Saya sendiri
penasaran dan menelusuri akun yang memposting video tersebut. Ada banyak versi
cerita di kolom komen, entah mana yang benar. “Dia (korban) menghindar dari
pecah bentrok, dan akhirnya berbenturan dengan pengendara lain.” Kata salah
satu akun di kolom komen, iya bahasanya beda dengan yang saya kutip dengan
pernyataan akun tersebut, tapi intinya sama. Tidak lama kemudian, si pemosting
video memposting foto korban yang terkena luka bacok di kakinya, seketika
mereka yang berstatment bersebrangan terbungkam. Btw, barusan cek akunnya, foto
si korban telah diapus.
Semakin banyak yang me-re-upload video tersebut ke sosial
media lain, dan tidak lama kemudian muncul berita dari berbagai macam portal berita yang
memberitakan video tersebut. Dan ternyata video itu video lama, cuman baru
diupload ke sosial media. Tuh link -> .Polisi: Video Viral Remaja Serang Pemotor di Jagakarsa Tidak Benar
Kalo diinget-inget, kejadian isu serangan gengster yang
sekarang ini hampir mirip dengan kejadian masa lampau di depok dengan isu
begal. Kala itu isu begal banyak banget, dari broadcast BBM, Line, Whatsapp. “Warga
depok resah akan begal!”. Dan kebanyakan isi dari broadcast itu hanya isu,
hanya buatan orang-orang yang nggak bertanggung jawab, selera humornya di atas
rata-rata alias otaknya di dengkul kali ya. Iya memang hampir sama, sekarang
juga banyak isu gengster yang mau nyerang kesini-kesana.
Point pentingnya sih, jangan terlalu percaya akan isu-isu
yang nggak jelas. Dan yang paling penting lagi, hati-hati jika berkendara
ketika malam hari, nongkrong bergerombol di malam hari. Iya karena mereka
biasanya nyerang secara brutal itu sambil jual nama “gengster/kelompoknya”
masing-masing. Biar semakin terkenal.
Terus solusinya apa bang? Ya saya tidak bisa memberikan
solusi, mending beli susu jahe di depan pabrik indomarta, asli, enak banget.
0 komentar:
Posting Komentar