SEPAK BOLA ALAT PEMERSATU ATAU PEMECAH BANGSA?
Sepak bola jika didefinisikan bisa sangat banyak pengertiannya
jika dalam artian luas. Dalam artian sempitnya, sepak bola yang kita ketahui
adalah permainan yang di dalamnya ada aturan. Sepak bola menjadi salah satu
olahraga yang sangat ditunggu-tunggu oleh khalayk umum. Di Indonesia, Sepak
bola telah menjadi salah satu peran pemersatu antar daerah, dari banyaknya
daerah di Indonesia. Dengan sepak bola, daerah-daerah di Indonesia bisa bersatu.
Di mulai dari di dalam lapangan, dalam tribun, hingga di aspek kehidupan lain
seperti; Pertemuan antar 2 supporter di kedai makanan, mereka bercengkrama
bercerita tentang klub yang dibelanya. Iya, itu telah terjadi di berbagai macam
daerah di Indonesia. Itulah sebenar dan seharusnya yang terjadi di dalam keindahan
di dalam sepak bola. Alat pemersatu. Pemersatu. Meleburkan perbedaan dengan
elegan.
Kini telah masuk era digital. Zaman dimana semua orang
dengan mudah mengakses internet dengan gadget
yang dimilikinya. Dengan kemajuan ini, kita mendapatkan banyak plus-nya. Plus-nya kita dapat mudah mengetahui apa yang kita inginkan di
internet salah satunya lewat media sosial. Minus-nya?
Tidak sedikit. Semua orang bisa termakan apa yang dilihat di media sosial tanpa
mengetahui kejadian sebenarnya, menggiring opini publik, memperbesar masalah
kecil, menggoreng isu ketidakbenaran, dan lain sebagainya. Terkadang kita tak
bisa mengontrol bagaimana cara pola pikir seseorang dalam menggunakan media
sosial. Itulah yang membuat beberapa kejadian yang seharusnya tidak perlu
dilebihkan, tidak perlu dipermasalahkan, menjadi masalah besar. Karena sosial
media dan pola pikir penggunanya.
Sepak bola di era
digital.
Apakah ada perubahan di dalam sepak bola di era digital
sekarang? Ada. Di dalam lapangan maupun di luar lapangan (tribun atau aspek kehidupan
lainnya). Salah satu rules baru di
sepak bola, adanya goal line technology
dan video assistant referee. Di
tribun? Mulai banyak aksi-aksi yang begitu wah dilakukan para supporter. Itu
mungkin salah satu plus-nya. Dengan
adanya rules baru dibantu teknologi
membuat kesalahan di dalam sepak bola menjadi minim. Walau sebenarnya ada yang
menentang juga kemajuan ini, mengubah keindahan dan kenaturalan permainan.
Balik lagi ke sepak bola di era digital. Masuk ke dalam minus-nya, di dunia supporter.
Seperti yang disebutkan di atas, dengan mudahnya mengakses internet membuat
penggunannya (baca: netizen) memrepresentasikan salah satu kejadian menjadi ber-ribu
opini. Membuat kekacuan, membuat orang lain terpengaruh. Membuat masalah baru.
Sepak bola yang seharusnya alat pemersatu, menjadi pemecah.
Walau sebelum masuknya era digital di Indonesia sudah ada beberapa kejadian atau masalah di
sepak bola termasuk di dunia supporter, namun tak sedikit permasalahan baru terjadi di dunia sepak bola dan supporter karena sosial media. Kejadian ini yang
sangat tidak diinginkan. Harusnya dengan masuknya era digital kita bisa
memberitahu keberagaman di setiap daerah dengan sepak bola, bukan
mengolok-ngolok daerah lain karena suatu keinginan yang ingin diraih di dalam
sepak bola, kemenangan. Tidak seharusnya.
Mari kembali membalut luka pada perpecahan yang terjadi di
dalam sepak bola. Sepak bola itu alat permasatu bangsa. Bukan pemecah. Dengan
sepak bola, kita bisa mengetahui budaya-budaya yang ada di suatu daerah.
Mencicipi makanan khas daerah yang dikunjungi. Menikmati suasana yang sejuk
sebelum menonton pertandingan. Itu yang harus kita tanamkan.
Jangan sampai hiburan sepak bola hilang karena banyaknya
perpecahan dibuatnya. Sepak bola adalah permainan begitu menarik, sepak bola
adalah media hiburan di kala jeda sibuknya rutinitas yang dijalani. Sudahi
perpecahan.