Kompasiana nambah umur

Sebelumnya untuk Kompasiana, Selamat ulang tahun yang ke-11, masih muda tapi tidak belia bagi sebuah platform blog yang ada di Internet. Sekali lagi, Selamat dan sukses! Yeay, jajan-jajan.  #11TahunKompasiana


Jadi saya di sini mau menceritakan awal-mula saya tau kompasiana dan saya menulis di Kompasiana seingat saya. Saya sendiri telah menulis sedari saya awal masuk SMA sampai sekarang saya menjadi mahasiswa semester 7 yang sedang diambang skripsi dan bimbingan dengan dospem yang begitu ditakutkkan di jurusan saya, begitu memancu adrenalin. Saya telah menulis dari jamannya Facebook masih ramai, saya tau blog karena teman saya. Dan alasan saya suka menulis karena buku-buku legend macam; Kambing Jantan punya Radiya Dika dan Benabook dari benakribo. Begitu semangatnya atau bisa dibilang begitu pede kala itu menulis cerpen (yang sangat pendek) dan memandukan isinya dengan kegaringan-kegaringan yang menggelikan lalu dishare di blog/publik. Ih! Dan pernah jatuh cinta menulis artikel seperti website-website anak muda seperti nyunyu, haimagazine, hipwee, dan sejenisnya. Sempat juga dan masih hingga sekarang suka menulis tentang kesedihan dengan sok puitis karena referensi buku-buku dari Bernard Batubara dan Aan Mansyur.

Jatuh cinta pandangan pertama
Dulu ketika saya masih orgasme menulis, tidak seperti sekarang yang merasa sok sibuk karena skripsi. Padahal masih banyak waktu luang. Huh! Saya melihat kompasiana dari salah satu following saya di twitter, ia meretweet salah satu tweet Kompasiana yang membuat saya penasaran dan membacanya. Sampai pada stalking akun kompasiana dan scroll sampai bawah. Ternyata isi dari Kompasiana bukan hanya satu jenis tulisan. Banyak. Dulu jika ingin menulis, saya perlu blog walking atau mampir ke blog orang-orang untuk menambah litelatur bacaan, dari satu blog ke blog lain. Di Kompasiana ada semua dari berbagai kategori, seperti sekarang-sekarang ini saya suka membaca tulisan isu sosial dan politik, di Kompasiana begitu banyak dari berbagai pandangan/persepektif dari berbagai macam penulis. Ini menarik.

Menerbitkan tulisan di Kompasiana
Setelah menjadi followers Kompasiana di Twitter selama setahun akhirnya di tahun ini saya menerbitkan tulisan saya di Kompasiana, yang biasanya tulisan keresahan ditulis dan diposting di blog pribadi saya, sekarang beberapa tulisan saya saya terbitkan di Kompasiana. Uwu. Tulisan pertama saya di Kompasiana berkaitan dengan masalah sepak bola, masalah yang saya angkat tentang para pendukung klub sepak bola yang seharusnya menjadikan sepak bola alat pemersatu malah menjadikan alat pemecah dengan konten-konten provokatif yang disebar di sosial media. Dulu mendapatkan satu komentar di blog pribadi saja sangat lama dan jarang, di Kompasiana tulisan pertama saya dikomen seseorang begitu cepat. Dan begitu interaktifnya antara penulis-penulis yang ada di Kompasiana.

Akhirnya tulisan selanjutnya di Kompasiana terus bertambah, walau termasuk debutan dan baru menulis 4 tulisan, ini membuat saya semakin semangat menulis.

Ternyata menulis bisa mendapatkan uang
Ketika tulisan pertama saya di Kompasiana saya terbitkan, saya awalnya tidak tau kalau menulis di Kompasiana dapat mendapatkan benefit berupa uang. Saya menulis di sini jujur awalnya takut, karena saya pikir tulisan saya takut provokatif atau apalah, karena hal yang pertama saya tulis perihal sepak bola yang begitu sensitifnya di Negara ini apalagi melibatkan supporter walau nyata sama sekali tidak ada kata yang provokatif. Ketakutan itu muncul karena pesan dari Kompasiana kalo semua tulisan yang ditulis di sini adalah tanggung jawab penulis.

Awalnya saya sama sekali tak berfikir akan mendapatkan sesuatu ini. Yang saya rasakan, saya menulis di sini agar saya punya banyak pembaca lagi di tulisan saya selain di blog. Setelah saya telusuri lewat search google ternyata banyak peluang menghasilkan uang dari menulis di Kompasiana. Dari pengumpulan poin yang didapatkan dan blog competition seperti yang saat ini saya ikuti. Ini yang membuat saya semakin sayang pada kompasiana. Kompasiana dapat mengapresiasi para penulis baru dan pemula di kalangan blogger. Seperti taglinenya #BeyondBlogging. Lebih dari sekedar platform untuk menulis, lebih dari itu.

Ucapan Mesra untuk Kompasiana
Terakhir; Sekali lagi, selamat bertambah umur, kompasiana. Tetap ada dan merangkul para blogger/penulis pemula yang ada di Negeri ini. Tetap mencerahkan lewat isi tulisan yang disebarkan. Terus menjadi literasi di Negeri ini. Kompasiana keren, inspiratif!


SHARE ON:

Terima kasih telah melihat dan membaca.

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar