Pernah gak sih kalian jadi ketua
kelas? Mungkin sebagian dari kalian makhluk hidup dan pernah jadi ketua kelas
atau setidaknya jadi pengurus di kelas. Tapi rata-rata yang menjadi ketua kelas
atau pengurus di kelas itu anak baik-baik, yang kalo sekolah baju di masukin,
terus kalo datang ke sekolah satu jam sebelum bel masuk. Buzet. Pokoknya anak
baik-baik dah.
Tapi kebayang gak kalo yang jadi
ketua kelas orangnya pemalas, datang telat, tujuan ke sekolah cuman berharap
guru-guru pada gamasuk, dan ngeliatin cewek yang disuka dari kelas sendiri ke
kelas sebelah. Gak kan? Yap! Akhirnya kebayang dan terjadi. gua sedang ngalamin
itu, gua jadi ketua kelas, shit. untuk pertama kalinya gua jadi ketua kelas di
smk, walau gua sebelumnya pernah jadi ketua kelas pas masih sd kelas 4, pas
dewi persik sama juliah perez belum bersiteru.
Jadi gini ceritanya, waktu itu
pesta rakyat simpedes murid di kelas gua sedang berlangsung. Guru wali
kelas baru gua masuk ke dalam kelas, duduk, dan memilih struktur kelas baru.
“Berhubung kelas ini belum ada
struktur kelasnya, bapak akan memilih ketua kelas, wakil ketua kelas,
sekretaris, bendahara dan seksi-seksinya. Langsung aja, kalian sebutkan 3 calonnya
dan setelah itu kita voting dengan suara terbanyak.” – kata wali kelas gua.
Di saat itu kelas gaduh, semuanya
saling menyebut nama-nama untuk di calonkan, dan akhirnya sudah dapat 2 calon
kandidat ketua kelas, yaitu temen gua, reynaldi dan hardi. Tinggal 1 calon yang
belum didapat. Wali kelas gua pun menanyakan kembali.
“Ayo tinggal 1 calon kandidat
ketua kelas lagi nih, siapa satu lagi?” - Tanya wali kelas gua
“IRPAAAAAN PAKKK!!!....” satu kelas berteriak.
“IRPAAAAAN PAKKK!!!....” satu kelas berteriak.
Gua pun langsung menepak salah
satu temen gua.
“Bangsyat! Sempak! Kamfret! Kenape
gua? Ah..” – kata gua saat itu.
Temen gua hanya membalasnya dengan
tertawa terbahak-bahak, dan disaat itu gua berharap gak ada yang milih gua,
tapi apa daya, semua temen gua pada konspirasi, hampir satu kelas milih gua dan
disaat itu gua resmi jadi ketua kelas. Nasi telah menjadi bubur dan tukangnya
pun sudah naik haji, yasudahlah, gua cuman bisa menjalaninya walau berat. Berat
banget. Kalah berat badan big show.
Setelah kejadian terpilihnya gua
jadi ketua kelas, semakin hari gua sedikit ada perubahan, yang tadinya datang
telat sekarang malah makin telat jadi rajin, bel masuk belum bunyi gua
udah udah stay di di kelas. Yang tadinya baju di keluarin sekarang jadi di
masukin dan sedikit rapih. Cuman satu yang gak bisa berubah setelah gua jadi
ketua kelas, yaitu ngeliatin cewek yang gua suka dari kelas lain. Eh, iya.
Okey, Maka dari itu gua mau ngasih
sesuatu buat kalian.
Perlu dikutip: “Terkadang kita tak
bisa membantah keadaan atau situasi dan kehendak. Dan disaat itu lu harus
menjalaninya walau seberat apapun. Karena setiap cobaan pasti ada hikmah yang
didapatkan dari cobaan itu. So, Trust me, kalo sosis itu lembek karena kalo
keras bukan sosis tapi perangkat! HAHAHA!” #GagalPaham #Hardware #Software
#Softex
0 komentar:
Posting Komentar